BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington terus memperkuat diplomasi budaya di Selandia Baru melalui pertunjukan seni tradisional, termasuk angklung, yang dinilai mampu merepresentasikan nilai harmoni dalam keberagaman.
Dalam acara Indonesia in Aotearoa - A Cultural Journey of Indonesia yang digelar di Bruce Ritchie Performing Arts Centre, Sabtu (28/3/2026), Duta Besar RI untuk Selandia Baru menegaskan bahwa angklung memiliki makna filosofis yang relevan dengan kehidupan multikultural.
"Angklung telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan multikulturalisme di Selandia Baru. Keunikan instrumen ini menggambarkan pengalaman hidup dalam keharmonisan di tengah perbedaan, sebagaimana para pemain angklung menyatukan nada-nada yang berbeda," ujarnya.
Acara yang dihadiri sekitar 400 tamu tersebut menampilkan pertunjukan angklung, tari Bali dan Jawa, serta sesi interaktif bagi peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari World of Cultures 2026 yang diselenggarakan oleh Auckland City Council untuk merayakan keberagaman budaya global.
Sejumlah anggota parlemen Selandia Baru turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Cameron Brewer, Carlos Cheung, dan Helen White. Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas Angklung Sabilulungan Family dengan dukungan KBRI Wellington.
Selain di Auckland, upaya promosi budaya juga dilakukan melalui kegiatan edukatif. KBRI Wellington menggelar Angklung Workshop di Bethlehem College, Tauranga, pada Senin (31/3/2026). Kegiatan ini diikuti 160 siswa kelas 4 dan 5 dalam dua sesi pembelajaran interaktif.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai workshop angklung menjadi sarana efektif untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada pelajar sejak dini.
KBRI Wellington juga memanfaatkan momentum tersebut dengan menggelar community gathering bersama diaspora Indonesia di wilayah Bay of Plenty dan sekitarnya sebagai bagian dari penguatan hubungan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Indonesia menegaskan komitmennya dalam mempererat hubungan bilateral melalui jalur budaya, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai keberagaman dan harmoni kepada masyarakat internasional.
Editor: Gokli
Sumber