Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, KBRI Bangkok Kembali Gelar Kolaborasi Budaya Melalui “Indonesian Cultural Night”

 

1 / 18

 

 

Bangkok, 14 September 2025 – KBRI Bangkok kembali menyelenggarakan Indonesian Cultural Night 2025 di KBank Siam Pic-Ganesha Theatre, Bangkok. Kegiatan yang merupakan salah satu kegiatan dalam program TTICF tersebut dihadiri sekitar 1.000 penonton, yang mayoritas warga Thailand. Hadirin tampak antusias menikmati sajian seni dan budaya tradisional dari berbagai penjuru Indonesia.

Digelar untuk keempat kalinya, malam budaya ini menjadi spesial karena berkaitan juga dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Thailand. Lebih dari 200 penampil yang mempersembahkan tarian dan musik tradisional dari Toraja, Bali, Gorontalo, Maluku, Jakarta, Ponorogo, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur.

Pertunjukan dibuka dengan penampilan hangat siswa-siswi Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) yang memainkan angklung dan kulintang, membawakan lagu “To Mepare” dan “Janger”. Para tamu undangan kemudian diajak untuk larut dalam keragaman budaya nusantara melalui tarian-tarian tradisional seperti “Kabela” dan “Dana-dana” oleh Nusantara Arts Forum, “Reog Ponorogo” oleh Sanggar Candra Waskitha, “Bhineka Betokaw” dan “Garantung Lalang Mandau” oleh Sanggar Sampan Bujana Sentra, serta pertunjukan seni khas Bali “Cak Wayang Subali Sugriwa” oleh Sanggar Paripurna.

Suasana turut dimeriahkan dengan penampilan tim kesenian Universitas Sumatra Utara yang membawakan lagu daerah Batak “Biring Manggis”. Dubes Rachmat Budiman turut membawakan lagu-lagu khas Batak seperti “Situmorang”, “Mardua Holong”, “Marombus-Ombus”, “Lisoi”, dan lagu “Tamang Pung Kisah” dari Maluku.

Yang tak kalah menarik, 26 anggota The Elderly from Sawangkhanivas, Thai Red Cross Society ikut tampil membawakan lagu “Burung Kakatua” dalam dua bahasa – Indonesia dan Thailand – lewat pertunjukan angklung yang mencuri perhatian.

Dalam sambutan pembukaannya, Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Rachmat Budiman, menegaskan arti penting pertukaran budaya dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.

“Peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara tahun ini mengingatkan kita bahwa budaya selalu menjadi inti dari hubungan persahabatan Indonesia dan Thailand. Peluncuran Kemitraan Strategis di tahun ini juga menandai awal baru kerja sama kedua negara, dan budaya akan terus menjadi kompas sekaligus jembatan dalam mempererat langkah kita ke depan,” ujar Dubes Rachmat.

Kehangatan kolaborasi budaya kedua negara juga ditampilkan lewat penampilan Dubes Rachmat Budiman dan Brass Band dari Burapha University yang membawakan lagu-lagu populer dan tradisional dari Indonesia dan Thailand, termasuk “Cuma Ale Sandiri”, “Jai Sung Mah”, dan “Yarm Yen (Love at Sundown)” karya Raja Rama IX Thailand.

Lagu “Pica-pica” menutup perayaan kolaborasi budaya malam itu. Para tamu undangan yang hadir ikut berjoget bersama.

Sejumlah pejabat tinggi pemerintah Thailand hadir dalam acara ini, antara lain Ketua Senat Thailand, Ketua Ombudsman Thailand, Penasihat Ketua DPR Thailand, Direktur Jenderal Protokol Kementerian Luar Negeri Thailand, serta Penasihat Menteri Kebudayaan Thailand untuk Urusan Luar Negeri.

Indonesian Cultural Night 2025 merupakan bagian dari program prioritas tahunan KBRI Bangkok dalam rangkaian Trade, Tourism, Investment, and Culture Forum (TTICF), yang bertujuan memperkuat hubungan dan kerja sama Indonesia–Thailand melalui pertunjukan budaya, forum bisnis, dan pameran seni.

Pensosbud KBRI Bangkok

 

Sumber