Cynthia Utami, seorang wanita berdarah Minang, sukses membangun bisnis nasi Padang di Jerman setelah sempat kehilangan pekerjaan saat pandemi Covid-19. Usahanya bernama Kuali Angek, kini tak hanya dikenal di Jerman, tetapi juga sampai ke negara tetangga.
Banyak warga Indonesia yang merantau ke luar negeri membuka usaha kuliner untuk menawarkan makanan khas Indonesia kepada sesama perantau atau warga asing. Cynthia Utami adalah salah satunya.
Awalnya, Cynthia pergi ke Jerman untuk belajar, tetapi ia juga harus bekerja untuk bertahan hidup. Saat pandemi Covid-19 melanda, ia kehilangan pekerjaannya. Karena berdarah Minang, ia memutuskan untuk berjualan masakan Padang.
Cynthia memulai dengan membuat masakan Padang untuk teman-temannya, lalu berjualan kecil-kecilan di kota tempatnya tinggal. Kini, bisnis nasi Padangnya sukses dan melayani pesanan hingga ke negara-negara tetangga seperti Belanda, Belgia, Prancis, dan Denmark.
Selain berjualan secara daring, Cynthia juga membuka stand di acara Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di kota terdekat.
Meskipun keluarganya tidak memiliki pengalaman berjualan masakan Padang, Cynthia tetap bersemangat untuk mengembangkan bisnisnya di Jerman.
"Makasih mama dan papa sudah mewarisi aku darah Minang yang kental ini. Sekarang aku lanjut merintis dulu yaa soalnya dari kita sekeluarga gak ada pengalaman jualan masakan Padang hahaha," ujarnya.
Kuali Angek, yang berarti wajan panas, diharapkan selalu panas untuk memasak semua pesanan.
Nasi Padang Kuali Angek mendapat respons positif dari banyak orang, yang merasa rasanya seperti di Indonesia dan mengobati rindu masakan Padang rumahan.
Salah seorang pelanggan bahkan bercerita bahwa dendeng buatan Cynthia memiliki rasa yang sama persis dengan buatan almarhum neneknya.
"Jadi kangen persis yang aku rasain juga kalau aku lagi pulang kampung ke Bukittinggi," ujar seorang pelanggan kepada Cynthia.
Seporsi nasi Padang lengkap berisi nasi, dua lauk, sayuran, dan sambal. Cynthia menjual nasi Padang dalam bentuk nasi bungkus dan versi frozen untuk pengiriman ke luar negeri. Pilihan lauknya antara lain ayam gulai, dendeng, rendang, ayam kalio, dan ayam lado mudo (cabe hijau).
Nasi Padang miliknya dijual seharga 11 Euro atau sekitar Rp 215.000 per porsi.
Sumber