Theo Nugraha Dari Samarinda Rilis Album Bersama Eks Drummer Sepultura Iggor Cavalera

 

Seniman bunyi independen asal Samarinda, Kalimantan Timur, Theo Nugraha, merilis album 4-way split bertajuk “Prosthetic Reality” melalui label independen Drama Recorder dari Zaragoza, Spanyol, pada 31 Agustus 2026.

Album tersebut mempertemukan Theo dengan sejumlah nama dari skena musik ekstrem internasional, yakni mantan drummer sekaligus salah satu pendiri band metal Brasil Sepultura, Iggor Cavalera; kelompok Japanoise Incapacitants dari Jepang; serta kolektif musik ekstrem Black Leather Jesus dari Amerika Serikat.

“Prosthetic Reality” diterbitkan dalam dua format fisik edisi terbatas. Format pertama berupa piringan hitam 12 inci berbobot 180 gram dengan desain multi-colored marble vinyl sebanyak 100 kopi. Format kedua berupa kaset analog handmade C-40 berbahan ferro sebanyak 50 kopi.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan musik Theo Nugraha, khususnya karena karyanya dapat dirilis dalam satu album fisik bersama sejumlah nama yang telah dikenal di ranah musik ekstrem internasional.

Album “Prosthetic Reality” memuat empat karya yang ditempatkan pada sisi A dan B piringan hitam.

Sisi A1 diisi Black Leather Jesus dengan karya “Manic Men” berdurasi 9 menit 46 detik. Karya tersebut melibatkan Sean E. Ramirez, Richard Ramirez, Thomas Puopolo, Anjilla Ulfhednar, Scott Kindberg, Kevin Novak, dan Domokos. Materi musiknya direkam dan dimixing di Chestnut Ridge Foothills, Pennsylvania, pada 2026.

Sisi A2 diisi kelompok asal Jepang, Incapacitants, melalui karya “Release of Demon Rice” berdurasi 9 menit 57 detik. Karya itu melibatkan T. Mikawa dan F. Kosakai pada elektronik dan vokal.

Sementara itu, sisi B1 menampilkan Iggor Cavaler

Sumber