Jakarta: Ekspansi kuliner khas Indonesia ke luar negeri, menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari animo masyarakat Beckenham, London, terhadap restoran asal Indonesia, salah satunya Kelapa Gading Restaurant di London Borough of Bromley.
“Bagi kami, pencapaian yang paling penting bukan hanya omzet atau jumlah review, tetapi bagaimana lebih dari 90% pelanggan kami berasal dari pasar lokal," kata ujar perwakilan tim manajemen Kelapa Gading Restaurant Fachri Iryansyah Ichiro, dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.
Pihaknya mencatat pencapaian yang menunjukkan penerimaan pasar sekaligus kesiapan bisnis untuk memasuki tahap pertumbuhan berikutnya. Dalam tahun pertama operasional, Kelapa Gading Restaurant telah memperoleh lebih dari 400 Google Reviews dengan rating 4,9/5, mencatat omzet tahunan sekitar £225.000–£250.000
"Ketika pelanggan lokal datang, menikmati makanan Indonesia, dan kemudian kembali lagi, itu menjadi validasi yang sangat berarti bagi kami,” kata Fachri.
Kelapa Gading Restaurant yanf didirikan oleh Erwin Krisna Murti dengan visi mengembangkan kuliner Indonesia di pasar United Kingdom. Sejak awal, bisnis ini dirancang untuk menjangkau pasar yang lebih luas, dengan membangun daya tarik di kalangan masyarakat lokal sekaligus mempertahankan karakter dan identitas kuliner Indonesia.
Saat ini. Kelapa Gading Restaurant kini berfokus pada penguatan fundamental bisnis untuk mendukung pertumbuhan berikutnya. Fokus tersebut mencakup penguatan sistem operasional, sumber daya manusia, standar pelayanan, pengelolaan keuangan, dan customer experience. Langkah ini ditujukan untuk memastikan bahwa kualitas dan standar brand dapat dipertahankan ketika bisnis berkembang ke lokasi berikutnya.
Dengan fondasi bisnis yang telah dibangun selama tahun pertama, Kelapa Gading Restaurant kini memasuki fase berikutnya dengan fokus pada penguatan organisasi, sistem operasional, dan kesiapan untuk scale-up.
Sejalan dengan rencana pengembangan tersebut, Kelapa Gading Restaurant membuka ruang untuk kemitraan strategis dan investasi. Hal tersebut guna mendukung ekspansi serta pengembangan bisnis di United Kingdom.
Ekspansi akan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kesiapan lokasi, sumber daya manusia, operasional, kebutuhan modal, serta kemampuan perusahaan dalam menjaga standar produk dan customer experience.
Sumber